Persahabatan

Pada suatu hari, ada seorang anak laki-laki yang tumbuh di sebuah panti asuhan.

Anak laki-laki itu selalu berharap ia bisa terbang seperti burung. Sulit baginya untuk mengerti mengapa ia tidak bisa terbang. Ada banyak burung di kebun binatang yang lebih besar darinya, dan mereka bisa terbang.

Kenapa aku tidak bisa?” Pikirnya. “Apakah ada yang salah denganku?” ia bertanya-tanya.
Suatu hari… 

si anak yatim piatu yang ingin terbang itu melarikan diri dari panti asuhan. Ia sampai di sebuah taman ketika ia melihat seorang anak kecil yang tidak bisa berjalan dan berlari, di sebuah bak pasir.

Ia mendatangi anak kecil itu dan bertanya apakah ia ingin terbang seperti seekor burung.

Tidak,” kata anak kecil yang tidak bisa berjalan itu. “Tetapi aku ingin tahu bagaimana rasanya berjalan dan berlari seperti anak yang lain.

Menyedihkan sekali.” kata anak kecil yang ingin bisa terbang. “Apakah kita bisa berteman?” tanyanya.

Tentu.” kata anak kecil itu.

Dua anak kecil itu bermain selama beberapa jam. Mereka membuat istana pasir dan membuat suara-suara lucu dengan mulutnya. Mereka tertawa dengan keras. Kemudian ayah dari anak kecil itu datang menjemput anaknya dengan membawa sebuah kursi roda. Anak kecil yang ingin terbang itu lalu mendatangi ayah anak kecil itu dan membisikkan sesuatu di telinga.

Boleh saja,” kata lelaki itu.

Terbang Tanpa Sayap

Anak kecil yang ingin terbang seperti burung itu berlari ke teman barunya itu dan berkata, “Kamu adalah temanku satu-satunya dan aku berharap aku bisa membuatmu dapat berjalan lagi. Namun aku tidak bisa. Walaupun begitu, aku bisa melakukan sesuatu untukmu.”

Anak yatim piatu itu berbalik dan menyuruh temannya untuk naik ke punggungnya. Ia kemudian mulai berlari melintasi rerumputan di taman. Cepat dan semakin cepat ia berlari, membawa anak yang lumpuh di punggungnya. Anginpun menerpa kedua wajah anak itu.

Ayah anak yang lumpuh itu mulai menangis, saat ia melihat anaknya mengepakkan tangannya naik turun di tengah hembusan angin, dan berteriak dengan keras,

AKU TERBANG, PA. AKU TERBANG!

*sumber:http://www.lovevirtue.com/in/Cerita-Persahabatan/aku-akan-membuatmu-terbang.html

Iklan

kegunaan tali pusat bayi

Posted: Maret 5, 2012 in Uncategorized

Ngobrol-ngobrol dengan Sang Istri tentang manfaat tali pusarpusat yang katanya bisa menyembuhkan segala bentuk penyakit yang mematikan, membuat saya begitu penasaran.

Langsung saja saya searching dan menemukan beberapa artikel tentang manfaat tali pusat yang cukup menyita perhatian saya, yaitu di blognya littlebee.blogsome.com.

manfaat darah tali pusat

Di sini saya menemukan bahwa yang dimaksud adalah bukan manfaat tali pusatnya, melainkandarah tali pusatnya. Oke berikut ini artikel tentangMANFAAT DARAH TALIPUSAR PUSAT yang dibahas oleh  Dr. Surya Wardi (April-2007).

Bila pada kelahiran selama ini darah dari tali pusat anda atau isteri anda dibuang begitu saja sesaat setelah seorang ibu melahirkan, pikirkan sekali lagi sebab, pada darah tali pusat terkandung sel induk yang bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Sel induk mampu membentuk sel-sel darah, sel-sel baru atau sel tubuh yang lain, seperti sel darah merah, sel darah putih, keping darah, sel hati, sel ginjal, dsb; mampu membentuk sistem kekebalan tubuh yang penting dan menggantikan sel-sel tubuh yang rusak. Di saat kita terluka, sel ini akan membelah diri menjadi sel baru, menggantikan sel yang rusak.

Menurut versi National Marrow Donor Program (NMDP) USA, pada saat ini sel induk dinyatakan telah teruji secara klinis sudah 72 jenis penyakit yang bisa disembuhkan di antaranya adalah leukimia, berbagai anemia, myeloma, kanker, dsb. Bahkan di masa mendatang penyakit jantung, hati, stroke, diabetes, alzheimer, lupus dan parkinson dapat disembuhkan dengan sel induk. Sel induk pada darah tali pusat, saat ini terbukti telah banyak menyelamatkan hidup tidak hanya bagi sang bayi, melainkan untuk orang tua anda dan saudara sekandung. Sampai saat ini telah dilakukan lebih dari 3.000 transplantasi darah tali pusat.

Pada proses kelahiran, proses pengambilan darah tali pusat ini berjalan aman, cepat, tidak beresiko dan tidak menyakitkan ibu maupun bayinya. diambil oleh dokter kandungan. Kesempatan untuk melakukan penyimpanan darah tali pusat ini hanya dimungkinkan tepat pada saat proses kelahiran bayi anda. Bila saat kelahiran ini darah tali pusat anda tidak disimpan maka materi yang amat berharga dan dapat menyelamatkan hidup ini akan hilang terbuang begitu saja dengan sia-sia. Untuk itu jangan lewatkan kesempatan sekali dalam hidup anak anda untuk saat ini dan masa depan keluarga anda.

Konsultasikanlah penyimpanan darah tali pusat ini dengan dokter kandungan anda.

 

Asal mula shuffle dance

Posted: Maret 5, 2012 in Uncategorized
Asalmula Shuffle dance Berasal dari kata Melbourne shuffle, Melbourne Shuffle itu sendiri adalah gaya tarian. Melbourne shuffle berasal dari akhir 1980-an di bawah tanah Melbourne adegan. Gerakan dasar dalam tari adalah tumit cepat-dan-kaki tindakan dengan gaya yang cocok untuk berbagai jenis musik elektronik. Beberapa varian menggabungkan gerakan-gerakan tangan.

Sejarah :

Akhir 1980-awal 1990-an

Melbourne shuffle mulai muncul sebagai tarian yang berbeda, menggabungkan gerakan tangan lebih dari gaya sebelumnya. Techno dan musik rock secara bertahap digantikan dengan musik dan rumah trans musik.

Pertengahan-akhir 1990-an

Sejumlah video dokumentasi gaya selama era ini ada sebagai peningkatan gaya populer. Ada banyak variasi dari tarian ini tapi yang utama gerakan tumit sampai jari kaki gerak kunci tetap memberikan istilah “Melbourne shuffle”.

2000-sekarang

Tahun 2006 dengan meningkatnya popularitas YouTube, penari sekarang internasional berkontribusi pada Shuffle online, posting variasi mereka sendiri dan belajar dari orang lain.band Jerman Scooter menampilkan shuffle dilakukan oleh para veteran Pae & Sarah dalam video untuk satu J’adore Hardcore.

Banyak veteran hardstyle hardcore dan juga percaya bahwa banyak dari irama dan bass baris “J’adore Hardcore” dicuri dari empat lagu lain secara detil di sini.

Nama “Melbourne shuffle” telah berasal dari luar negeri DJ, pihak penonton, pengunjung dan media mencoba untuk menggambarkan fenomena ini. The Age menyebutnya sebagai tampak seperti “silang antara ayam tari dan menginjak kaki robot” dengan mata yang tak terlatih, namun penduduk setempat sekadar menyebutnya “shuffle” sejak tahun 1992.

Beberapa penari menaburkan bedak atau berlaku cairan ke lantai di bawah kaki mereka untuk membantu mereka meluncur lebih mudah, beberapa termasuk berputar 360 derajat atau melompat ke dalam gerakan mereka. Lain berlaku halus pita plastik ke sol sepatu mereka.

Dua komponen utama dari Melbourne shuffle yang sebagian besar tetap konsisten adalah komponen bergerak “Menjalankan manusia” dan “Shuffle”. The “Menjalankan manusia” melibatkan menginjak-injak ke depan diikuti oleh ganda melompat ke belakang dengan kaki yang sama, kaki yang lain mengulangi tindakan yang mengarah ke menjalankan-on-the-spot gerak. The “Shuffle” adalah yang cepat tumit-jari samping gerak pada satu kaki melilit di pergelangan kaki. Tarian ini dibumbui oleh berputar, lengan pompa dan tendangan.

Melbourne shuffle gaya tari tetap relatif bawah tanah sejak kelahirannya pada akhir tahun 80an dan awal 90an. Istilah “Melbourne shuffle” direkam di media ketika Rupert Sonic Animasi Keiller diwawancarai oleh amarah, seorang sepanjang malam acara TV musik Australia. Tanya pewawancara Rupert apa gaya yang unik tarian ini dan jawabannya adalah “Melbourne Shuffle”. Pada Desember 2002 The Age, koran Australia, membuat penyebutan istilah dalam artikel halaman depan , mencoba untuk menggambarkan apa yang populer Shuffle Melbourne adalah untuk pertama kalinya kepada masyarakat arus utama.

Kesibukan telah menyebar ke Malaysia dan di Brunei dan telah ada “Shuffle Kompetisi” dan “Shuffle Meet up” yang diselenggarakan di Malaysia dan Brunei.

Shufflers telah mengambil bentuk seni mereka dan diri-ekspresif gaya tari di luar negeri dan merupakan pemandangan yang biasa terlihat di pesta rave di Inggris, Jerman, Malaysia dan juga Thailand, dimana dapat dilihat shufflers mengocok di pantai-pantai Koh P menggantung Ngan selama Bulan Purnama Beach Party. Internet juga telah menjadi faktor dalam menyebarkan pengetahuan dan minat di shuffle.

Sebuah film dokumenter mengenai topik yang berjudul Melbourne Shuffler sedang dalam produksi selama 2004-2005 dan baru-baru ini dirilis pada akhir tahun 2005 di DVD. Kontributor besar lain ketenaran dan popularitas dari Melbourne Shuffle adalah Youtube. Setiap Shuffler dan terseok-seok kru mendapati diri mereka dapat mendukung Melbourne Shuffle dan pamer gaya mereka sendiri dan bergerak, video ini menarik perhatian semua orang yang ditangkap.

Pada tanggal 6 September 2008 Jaringan 10 sudah mulai mengambil gambar cuplikan di Hard Style Dance (HSD). Nightclub untuk dokumenter yang akan datang di Melbourne Shuffle, walaupun tidak ada berita yang muncul setelah cuplikan film dari.

Pada bulan November 2008, “So You Think You Can Shuffle”, Australia video berbasis YouTube kompetisi voting situs ini diluncurkan, di mana Shufflers dari seluruh negara dapat menunjukkan keahlian tarian mereka, komentar, dan memberikan suara pada video yang lain. Mulai tahun 2009 “So You Think You Can Shuffle” juga mulai bergeser meetups hosting resmi dan kompetisi di seluruh Australia dan Germany kicks.

Kerajaan Nabi Sulaiman a.s. dikala itu sedang mengalami musim kering yang begitu panjang. Lama sudah hujan tidak turun membasahi bumi. Kekeringan melanda di mana-mana. Baginda Sulaiman a.s. mulai didatangi oleh ummatnya untuk dimintai pertolongan dan memintanya memohon kepada Allah s.w.t. agar menurunkan hujan untuk membasahi kebun-kebun dan sungai-sungai mereka. Baginda Sulaiman a.s. kemudian memerintahkan satu rombongan besar pengikutnya yang terdiri dari bangsa jin dan manusia berkumpul di lapangan untuk berdo’a memohon kepada Allah s.w.t. agar musim kering segera berakhir dan hujan segera turun.

Sesampainya mereka di lapangan Baginda Sulaiman a.s. melihat seekor semut kecil berada di atas sebuah batu. Semut itu berbaring kepanasan dan kehausan. Baginda Sulaiman a.s. kemudian mendengar sang semut mulai berdoa memohon kepada Allah s.w.t. penunai segala hajat seluruh makhluk-Nya. “Ya Allah pemilik segala khazanah, aku berhajat sepenuhnya kepada-Mu, Aku berhajat akan air-Mu, tanpa air-Mu ya Allah aku akan kehausan dan kami semua kekeringan. YaAllah aku berhajat sepenuhnya pada-Mu akan air-Mu, kabulkanlah permohonanku”, do’a sang semut kepada Allah s.w.t. Mendengar doa si semut maka Baginda Sulaiman a.s.kemudian segera memerintahkan rombongannya untuk kembali pulang ke kerajaan sambil berkata pada mereka, “Kita segera pulang, sebentar lagiAllah s.w.t. akan menurunkan hujan-Nya kepada kalian. Allah s.w.t. telah mengabulkan permohonan seekor semut”. Kemudian Baginda Sulaiman dan rombongannya pulang kembali ke kerajaan.

Suatu hari Baginda Sulaiman a.s. sedang berjalan-jalan. Ia melihat seekor semut sedang berjalan sambil mengangkat sebutir buah kurma. Baginda Sulaiman a.s terus mengamatinya, kemudian beliau memanggil si semut dan menanyainya: “Hai semut kecil untuk apa kurma yang kau bawa itu?. Si semut menjawab, Ini adalah kurma yang Allah s.w.t. berikan kepada ku sebagai makananku selama satu tahun. Baginda Sulaiman a.s. kemudian mengambil sebuah botol lalu ia berkata kepada si semut, “Wahai semut kemarilah engkau, masuklah ke dalam botol ini aku telah membagi dua kurma ini dan akan aku berikan separuhnya padamu sebagai makananmu selama satu tahun. Tahun depan aku akan datang lagi untuk melihat keadaanmu”. Si semut taat pada perintah Nabi Sulaiman a.s.. Setahun telah berlalu. Baginda Sulaiman a.s. datang melihat keadaan si semut. Ia melihat kurma yang diberikan kepada si semut itu tidak banyak berkurang. Baginda Sulaiman a.s. bertanya kepada si semut, “Hai semut mengapa engkau tidak menghabiskan kurmamu” “Wahai Nabiullah, aku selama ini hanya menghisap airnya dan aku banyak berpuasa. Selama ini Allah s.w.t. yang memberikan kepadaku sebutir kurma setiap tahunnya, akan tetapi kali ini engkau memberiku separuh buah kurma. Aku takut tahun depan engkau tidak memberiku kurma lagi kerana engkau bukan Allah Pemberi Rizki (Ar-Rozak), jawab si semut.

*sumber:http://tanbihul_ghafilin.tripod.com/1001kisahteladan4.htm

hai smua,,,,saya mau memberikan sedikit isi catatan IPS saya untk teman2 smua,,,
smoga bermanfaat

bahasan kali ini adalah tentang proses terjadinya Laut,apakah ada yg tau ada brp proses terjadinya laut???proses terjadinya laut ada 3,yaitu:

  1. Laut Ingresi :adalah laut yg bertambah dalam karena penurunan bagian dasar laut akibat gerakan kulit bumi berupa patahan atau tanah ambles.
  2. Laut Transgresi :adalah laut yg terjadi setelah berakhirnya jaman es yg mengakibatkan permukaan air laut naik setinggi 76 meter,sehingga permukaan bumi berupa daratan rendah tergenang oleh luapan air tersebut.
  3. Laut Regresi :adalah laut yg terjadi karena berkurangnya luas permukaan laut,disebabkan naiknya permukaan bumi atau daratan..

sekian dulu yaaa,,,nanti klau ada catatan yg baru lg saya share lg,,,

smoga bermanfaat…. 😀

Alkisah di tengah-tengah masyarakat yang dipenuhi dengan kesyirikan dan noda kemaksiatan lahirlah seorang pemuda yang kelak kita kenal sebagai Nabi Ibrahim. Ia anak dari seorang ayah yang bekerja sebagai pemahat dan pedagang patung. Ia sebagai calon Rasul dan pesuruh Allah yang akan membawa pelita kebenaran kepada kaumnya,jauh-jauh telah diilhami akal sihat dan fikiran tajam serta kesedaran bahwa apa yang telah diperbuat oleh kaumnya termasuk ayahnya sendiri adalah perbuat yang sesat yang menandakan kebodohan dan sempitnya fikiran dan bahwa persembahan kaumnya kepada patung-patung itu adalah perbuatan mungkar yang harus diberantas dan diperangi agar mereka kembali kepada ibadah yang benar ialah ibadah kepada Allah Tuhan Yang Maha Esa, Tuhan pencipta alam semesta ini.

Semasa remajanya Nabi Ibrahim sering disuruh ayahnya keliling kota menjajakan patung-patung buatannya namun karena iman dan tauhid yang telah diilhamkan oleh Tuhan kepadanya ia tidak bersemangat untuk menjajakan barang-barang itu bahkan secara mengejek ia menawarkan patung-patung ayahnya kepada calon pembeli dengan kata-kata:” Siapakah yang akan membeli patung-patung yang tidak berguna ini? ”

Nabi Ibrahim yang sudah berketetapan hati hendak memerangi syirik dan persembahan berhala yang berlaku dalam masyarakat kaumnya ingin lebih dahulu mempertebal iman dan keyakinannya, menenteramkan hatinya serta membersihkannya dari keragu-raguan yang mungkin sesekali mangganggu fikirannya dengan memohon kepada Allah agar diperlihatkan kepadanya bagaimana Dia menghidupkan kembali makhluk-makhluk yang sudah mati.

Berserulah ia kepada Allah: ” Ya Tuhanku! Tunjukkanlah kepadaku bagaimana engkau menghidupkan makhluk-makhluk yang sudah mati.”Allah menjawab seruannya dengan berfirman:bTidakkah engkau beriman dan percaya kepada kekuasaan-Ku? “Nabi Ibrahim menjawab:” Betul, wahai Tuhanku, aku telah beriman dan percaya kepada-Mu dan kepada kekuasaan-Mu, namun aku ingin sekali melihat itu dengan mata kepala ku sendiri, agar aku mendapat ketenteraman dan ketenangan dan hatiku dan agar makin menjadi tebal dan kokoh keyakinanku kepada-Mu dan kepada kekuasaan-Mu.”

Allah memperkenankan permohonan Nabi Ibrahim lalu diperintahkanlah ia menangkap empat ekor burung lalu setelah memperhatikan dan meneliti bahagian tubuh-tubuh burung itu, memotongnya menjadi berkeping-keping mencampur-baurkan kemudian tubuh burung yang sudak hancur-luluh dan bercampur-baur itu diletakkan di atas puncak setiap bukit dari empat bukit yang letaknya berjauhan satu dari yang lain.

Setelah dikerjakan apa yang telah diisyaratkan oleh Allah itu, diperintahnyalah Nabi Ibrahim memanggil burung-burung yang sudah terkoyak-koyak tubuhnya dan terpisah jauh tiap-tiap bahagian tubuh burung dari bahagian yang lain.   Dengan izin Allah dan kuasa-Nya datanglah berterbangan empat ekor burung itu dalam keadaan utuh bernyawa seperti sedia kala begitu mendengar seruan dan panggilan Nabi Ibrahim kepadanya lalu hinggaplah empat burung yang hidup kembali itu di depannya, dilihat dengan mata kepalanya sendiri bagaimana Allah Yang Maha Berkuasa dapat menghidupkan kembali makhluk-Nya yang sudah mati sebagaimana Dia menciptakannya dari sesuatu yang tidak ada.

Dan dengan demikian tercapailah apa yang diinginkan oleh Nabi Ibrahim untuk mententeramkan hatinya dan menghilangkan kemungkinan ada keraguan di dalam iman dan keyakinannya, bahwa kekuasaan dan kehendak Allah tidak ada sesuatu pun di langit atau di bumi yang dapat menghalangi atau menentangnya dan hanya kata “Kun” yang difirmankan Oleh-Nya maka terjadilah akan apa yang dikehendaki ” Fayakun”.

*sumber:http://kisahislami.com/kisah-nabi-ibrahim-a-s-dan-empat-ekor-burung/

Syeh Abdul Qodir Al-Jaelani

Posted: Maret 4, 2012 in Uncategorized

Karya

Imam Ibnu Rajab juga berkata, “Syeikh Abdul Qadir al Jailani Rahimahullah memiliki pemahaman yang bagus dalam masalah tauhid, sifat-sifat Allahtakdir, dan ilmu-ilmu ma’rifat yang sesuai dengan sunnah.”

Karya karyanya [1] :

  1. Tafsir Al Jilani
  2. al Ghunyah Li Thalibi Thariqil Haq,
  3. Futuhul Ghaib.
  4. Al-Fath ar-Rabbani
  5. Jala’ al-Khawathir
  6. Sirr al-Asrar
  7. Asror Al Asror
  8. Malfuzhat
  9. Khamsata “Asyara Maktuban
  10. Ar Rasael
  11. Ad Diwaan
  12. Sholawat wal Aurod
  13. Yawaqitul Hikam
  14. Jalaa al khotir
  15. Amrul muhkam
  16. Usul as Sabaa
  17. Mukhtasar ulumuddin

Murid-muridnya mengumpulkan ihwal yang berkaitan dengan nasihat dari majelis-majelis beliau. Dalam masalah-masalah sifat, takdir dan lainnya, ia berpegang dengan sunnah. Ia membantah dengan keras terhadap orang-orang yang menyelisihi sunnah.

Ajaran-ajaranya

Sam’ani berkata, ” Syeikh Abdul Qadir Al Jailani adalah penduduk kota Jailan. Ia seorang Imam bermadzhab Hambali. Menjadi guru besar madzhab ini pada masa hidup beliau.” Imam Adz Dzahabi menyebutkan biografi Syeikh Abdul Qadir Al Jailani dalam Siyar A’lamin Nubala, dan menukilkan perkataan Syeikh sebagai berikut,”Lebih dari lima ratus orang masuk Islam lewat tanganku, dan lebih dari seratus ribu orang telah bertaubat.”

Imam Adz Dzahabi menukilkan perkataan-perkataan dan perbuatan-perbuatan Syeikh Abdul Qadir yang aneh-aneh sehingga memberikan kesan seakan-akan beliau mengetahui hal-hal yang ghaib. Kemudian mengakhiri perkataan, “Intinya Syeikh Abdul Qadir memiliki kedudukan yang agung. Tetapi terdapat kritikan-kritikan terhadap sebagian perkataannya dan Allah menjanjikan (ampunan atas kesalahan-kesalahan orang beriman ). Namun sebagian perkataannya merupakan kedustaan atas nama beliau.”( Siyar XX/451 ). Imam Adz Dzahabi juga berkata, ” Tidak ada seorangpun para kibar masyayikh yang riwayat hidup dan karamahnya lebih banyak kisah hikayat, selain Syeikh Abdul Qadir Al Jailani, dan banyak di antara riwayat-riwayat itu yang tidak benar bahkan ada yang mustahil terjadi”.

Syeikh Rabi’ bin Hadi Al Madkhali berkata dalam kitabnya, Al Haddul Fashil,hal.136, ” Aku telah mendapatkan aqidahnya ( Syeikh Abdul Qadir Al Jaelani ) di dalam kitabnya yang bernama Al Ghunyah. (Lihat kitab Al-Ghunyah I/83-94) Maka aku mengetahui bahwa dia sebagai seorang Salafi. Ia menetapkan nama-nama dan sifat-sifat Allah dan aqidah-aqidah lainnya di atas manhaj Salaf. Ia juga membantah kelompok-kelompok Syi’ah, Rafidhah, Jahmiyyah, Jabariyyah, Salimiyah, dan kelompok lainnya dengan manhaj Salaf.” (At Tashawwuf Fii Mizanil Bahtsi Wat Tahqiq, hal. 509, karya Syeikh Abdul Qadir bin Habibullah As Sindi, Penerbit Darul Manar, Cet. II, 8 Dzulqa’dah 1415 H / 8 April 1995 M.)

Awal Kemasyhuran

Al-Jaba’i berkata bahwa Syeikh Abdul Qadir pernah berkata kepadanya, “Tidur dan bangunku sudah diatur. Pada suatu saat dalam dadaku timbul keinginan yang kuat untuk berbicara. Begitu kuatnya sampai aku merasa tercekik jika tidak berbicara. Dan ketika berbicara, aku tidak dapat menghentikannya. Pada saat itu ada dua atau tiga orang yang mendengarkan perkataanku. Kemudian mereka mengabarkan apa yang aku ucapkan kepada orang-orang, dan merekapun berduyun-duyun mendatangiku di masjid Bab Al-Halbah. Karena tidak memungkinkan lagi, aku dipindahkan ke tengah kota dan dikelilingi dengan lampu. Orang-orang tetap datang di malam hari dengan membawa lilin dan oborhingga memenuhi tempat tersebut. Kemudian, aku dibawa ke luar kota dan ditempatkan di sebuah mushalla. Namun, orang-orang tetap datang kepadaku, dengan mengendarai kudaunta bahkan keledai dan menempati tempat di sekelilingku. Saat itu hadir sekitar 70 orang para wali radhiallahu ‘anhum]].

Dalam beberapa manuskrip didapatkan bahwa Syeikh Abdul Qadir berkata, “Sebuah suara berkata kepadaku saat aku berada di pengasingan diri, “kembali ke Baghdad dan ceramahilah orang-orang”. Aku pun ke Baghdad dan menemukan para penduduknya dalam kondisi yang tidak aku sukai dan karena itulah aku tidak jadi mengikuti mereka”. “Sesungguhnya” kata suara tersebut, “Mereka akan mendapatkan manfaat dari keberadaan dirimu”. “Apa hubungan mereka dengan keselamatan agamaku/keyakinanku” tanyaku. “Kembali (keBaghdad) dan engkau akan mendapatkan keselamatan agamamu” jawab suara itu.

Aku pun membuat 70 perjanjian dengan Allah. Di antaranya adalah tidak ada seorang pun yang menentangku dan tidak ada seorang muridku yang meninggal kecuali dalam keadaan bertaubat. Setelah itu, aku kembali ke Baghdad dan mulai berceramah.

Hubungan Guru dan Murid

Syeikh Abdul Qadir berkata, “Seorang Syeikh tidak dapat dikatakan mencapai puncak spiritual kecuali apabila 12 karakter berikut ini telah mendarah daging dalam dirinya.

  1. Dua karakter dari Allah yaitu dia menjadi seorang yang sattar (menutup aib) dan ghaffar (pemaaf).
  2. Dua karakter dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wassalam yaitu penyayang dan lembut.
  3. Dua karakter dari Abu Bakar yaitu jujur dan dapat dipercaya.
  4. Dua karakter dari Umar yaitu amar ma’ruf nahi munkar.
  5. Dua karakter dari Utsman yaitu dermawan dan bangun (tahajjud) pada waktu orang lain sedang tidur.
  6. Dua karakter dari Ali yaitu alim (cerdas/intelek) dan pemberani.

Masih berkenaan dengan pembicaraan di atas dalam bait syair yang dinisbatkan kepadanya dikatakan:

Bila lima perkara tidak terdapat dalam diri seorang syeikh maka ia adalah Dajjal yang mengajak kepada kesesatan.

Dia harus sangat mengetahui hukum-hukum syariat zhahir, mencari ilmu hakikah dari sumbernya, hormat dan ramah kepada tamu, lemah lembut kepada si miskin, mengawasi para muridnya sedang ia selalu merasa diawasi oleh Allah.

Syeikh Abdul Qadir juga menyatakan bahwa Syeikh al Junaid mengajarkan standar al Quran dan Sunnah kepada kita untuk menilai seorang syeikh. Apabila ia tidak hafal al Quran, tidak menulis dan menghafal Hadits, dia tidak pantas untuk diikuti.

Syeikh Abdul Qadir berkata, “Kalimat tauhid akan sulit hadir pada seorang individu yang belum di talqin dengan zikir bersilsilah kepada Rasullullah oleh mursyidnya saat menghadapi sakaratul maut”.

Karena itulah Syeikh Abdul Qadir selalu mengulang-ulang syair yang berbunyi: Wahai yang enak diulang dan diucapkan (kalimat tauhid) jangan engkau lupakan aku saat perpisahan (maut).

Pada tahun 521 H/1127 M, dia mengajar dan berfatwa dalam semua madzhab pada masyarakat sampai dikenal masyarakat luas. Selama 25 tahun Syeikh Abdul Qadir menghabiskan waktunya sebagai pengembara sufi di Padang Pasir Iraq dan akhirnya dikenal oleh dunia sebagai tokoh sufi besar dunia Islam. Selain itu dia memimpin madrasah dan ribath di Baghdad yang didirikan sejak 521 H sampai wafatnya di tahun 561 H. Madrasah itu tetap bertahan dengan dipimpin anaknya Abdul Wahab (552-593 H/1151-1196 M), diteruskan anaknya Abdul Salam (611 H/1214 M). Juga dipimpin anak kedua Syeikh Abdul Qadir, Abdul Razaq (528-603 H/1134-1206 M), sampai hancurnya Baghdadpada tahun 656 H/1258 M.

Syeikh Abdul Qadir juga dikenal sebagai pendiri sekaligus penyebar salah satu tarekat terbesar didunia bernama Tarekat Qodiriyah.

Ia wafat pada hari Sabtu malam, setelah magrib, pada tanggal 9 Rabiul akhir di daerah Babul Azajwafat di Baghdad pada 561 H/1166 M. `